Showing posts with label Burung Dara. Show all posts
Showing posts with label Burung Dara. Show all posts

Wednesday, April 6, 2011

Daftar Spesiaes Burung Dara Merpati

daftar burung dara di seluruh dunia, jenis burung dara, macam burung dara
Daftar seluruh spesies yang disusun berdasarkan nama umum dan nama ilmiah, terdapat pada Daftar spesies Columbidae
Famili Columbidae


Dara zamrud, Chalcophaps indica, asli wilayah tropis Asia bagian selatan dan Australia
Dara-tanah merah
Merpati jambul Victoria Goura victoria di kebun binatang Bristol
Merpati Nikobar, Caloenas nicobarica
SubFamili Columbinae – Merpati dan dara umum
Genus Columba termasuk Aplopelia – Merpati Dunia Lama (33-34 spesies hidup, 2-3 punah)
Genus Streptopelia termasuk Stigmatopelia dan Nesoenas – perkutut (14-18 spesies hidup)
Genus Patagioenas – Merpati-merpati Amerika; dulunya termasuk dalam Columba (17 spesies)
Genus Macropygia (10 spesies)
Genus Reinwardtoena (3 spesies)
Genus Turacoena (2 spesies)
SubFamili Belum Diketahui – Sayap perunggu dan kerabatnya
Genus Turtur – Dara-kayu Afrika (5 spesies; sementara ditempatkan di sini)
Genus Oena – Dara Namaqua (sementara ditempatkan di sini)
Genus Chalcophaps (2 spesies)
Genus Henicophaps (2 spesies)
Genus Phaps (3 spesies)
Genus Ocyphaps – Merpati berjambul
Genus Geophaps (3 spesies)
Genus Petrophassa – Merpati-merpati karang (2 spesies)
Genus Geopelia (3–5 spesies)
SubFamili Leptotilinae – Zenaidin dan dara-puyuh
Genus Zenaida (7 spesies)
Genus Ectopistes – Merpati penumpang (punah; 1914)
Genus Leptotila (11 spesies)
Genus Geotrygon – Dara-puyuh (16 spesies)
Genus Starnoenas – Dara-puyuh kepala-biru
SubFamili Columbininae – Dara-tanah Amerika
Genus Columbina (7 spesies)
Genus Claravis (3 spesies)
Genus Metriopelia (4 spesies)
Genus Scardafella – kemungkinan termasuk ke dalam Columbina (2 spesies)
Genus Uropelia – Dara-tanah ekor-panjang
SubFamili Belum Diketahui – Dara tanah Indopasifik
Genus Gallicolumba (16-17 spesies hidup, 3-4 punah)
Genus Trugon – Merpati tanah paruh-tebal
SubFamili Otidiphabinae – Merpati sempidan
Genus Otidiphaps – Merpati sempidan
SubFamili Didunculinae – Merpati paruh-gigi
Genus Didunculus – Merpati paruh-giri
SubFamili Gourinae – Merpati mahkota
Genus Goura (3 spesies)
SubFamili Belum Diketahui ("Treroninae") – Dara buah dan dara hijau dan merpati raja
Genus Ducula – Merpati raja (36 spesies)
Genus Lopholaimus – Merpati jambul
Genus Hemiphaga (2 spesies)
Genus Cryptophaps – Merpati Sombre
Genus Gymnophaps – Merpati pegunungan (3 spesies)
Genus Ptilinopus – Dara buah (sekitar 50 spesies hidup, 1-2 punah)
Genus Natunaornis – Merpati raksasa Viti Levu (prasejarah)
Genus Drepanoptila – Dara berbulu-belah
Genus Alectroenas – Merpati biru (3 spesies hidup)
SubFamili Raphinae – Dodo dan kerabatnya
Genus Raphus – Dodo (punah; akhir abad ke-17)
Genus Pezophaps – Solitaire Rodrigues (punah; 1730-an)
Penempatan tak diketahui
Genus Caloenas – Merpati Nikobar
Genus Treron – Merpati hijau (23 spesies)
Genus Phapitreron – Dara coklat (3 spesies)
Genus Leucosarcia – Merpati Wonga
Genus Microgoura – Merpati jambul Choiseul (punah; awal abad ke-20)
Genus Dysmoropelia – Dara Santa Helena (punah)
Genus Bountyphaps - Merpati kuno pulau Henderson (prasejarah)
readmore »»  

Tuesday, March 1, 2011

Aneka Manfaat Burung Dara Menjadi Masakan Nusantara

cara memasak burung dara, bumbu utuk memasak burung dara, Cara Memasak Burung Dara, daging burung dara yang banyak mengandung GIZI dan protein yang di butuhkan oleh tubuh, kita bisa mengolah daging burung dara dengan beberapa masakan. Dari di Goreng, Bakar atau di bikin macam macam olahan, itu semua tergantung selera anda dalam citarasa Nusantara
rasa burung dara, cara memasak burung dara, bagaimana membedakan daging burung dara
Berikut Contoh masakan dari burung dara, daging yang sangat empuk dan sangat lezat dinikmati, biasanya daging burung dara yang enak adalah yang masih piyi ( Burung Kecil ) daging burung dara ini sangat lebut dan sangat kaya akan Citaras Nusantara.
 manfaat burung dara, memelihara burung dara sampai memasak dan menghidangkan
readmore »»  

Wednesday, February 9, 2011

Melatih Burung Dara Balap dari Piyik

burung dara, budidaya burung dara, mempersiapkan lomba burung dara
Cara Merawat Burung Dara Piyik, cara memperlakukan Burung Dara dari kecil smapai besar siap untuk Lomba, Burung jika dilatih dari kecil pastinya akan bagus pada waktu besarnya, ada juga Video pada waktu kecil piyik di beri makan oleh indukan burung Dara. begini cara melatih Burung Dara Dari Piyik hingga Siap Balapan.
Latihan :
Dibagi menjadi 3 bagian.
Latihan awal (piyik), latihan intermediate, dan latih tahap akhir (mempersiapkan lomba).

Untuk latih piyik, point terpenting adalah :
- Pengenalan seragam dan geberan
- Pengenalan dan adaptasi suasana lapangan
- Latihan terbang lurus langsung start melejit menuju geberan
- Latihan mendarat/tembak dgn tepat pada geberan.
Latihan piyik dilakukan berulang2 dari jarak sangat dekat dan sedikit2 ditambah jarak sampai piyik benar2 hapal seragam, adaptasi lapangan, terbang dgn lurus dan mendarat dgn tepat. Dilakukan 2-4 giringan dgn target jarak = max. 200mtr dalam 3-4 giringan.

Usahakan jangan digandeng atau 'tersambar' burung lain. Geber dgn cara jongkok, geberan di tatak ditanah, tepat di depan joki.

Latihan intermediate :
Bila latihan piyik sudah 'lulus'. Maka dilanjutkan dgn tahap intermediate. Fokusnya adlh
- pembentukan otot, http://kicauburungnusantara.blogspot.com
- memantapkan jalur terbang (lurus, tidak melenceng kesamping)
- Mengasah mental dgn sesama burung muda.
Jarak lepas bisa ditambah sedikit drastis. Bisa tambah tiap 50mtr, atau 100mtr, tergantung kecerdasan burung. Harap diperhatikan jalur terbang harus lurus, tidak melenceng ke samping. bila jalur melebar kesamping, jarak lepas dikurangi utk kembali pada titik sebelumnya.

Dgn bertambah jarak, otomatis burung berlatih stamina. Ototnya akan terbentuk. Porsi latihan harus sesuai. Tidak berlebihan. Sekali2 kegandeng musuh tdk apa2. Supaya membiasakan diri dan mengasah mental.
Lama latihan = 4-5 giringan dgn target jarak s/d 1000mtr.

Latihan akhir
Fokus utamanya adalah :
- Meningkatkan staminanya.
- Mengasah mental.
- Menyempurnakan jalur terbang.

Dengan 'menggojlok' burung pada lepasan yg jauh (1000mtr), stamina akan terbentuk. Burung terbiasa utk terbang sampai 7-8X non stop.
Silakan untuk dicoba gandeng dgn burung lain utk uji coba. Gandeng dimulai dari jarak 500mtr, dan terus berlanjut sampai 1000mtr.

Dgn dicoba gandeng, maka mental burung akan terasah. Jalur terbang akan lebih sempurna. Nanti akan terasah kemampuan methil, sprint, pepet musuh, dll. Kalau semua ini sudah terlihat dgn stabil, maka burung siap dilombakan.

Lama latihan = 2 giringan.

Perawatan :
Prinsipnya adalah :
- Nutrisi dan gizi yg seimbang.
- Pemulihan kondisi tubuh setelah latihan.
- Mempersiapkan kondisi sebelum latihan.

Setelah latihan, burung harus diberikan suplement supaya kondisi badan yg pegal2 bisa hilang.
Ketika bertelur dan mengeram, harus dipastikan burung istirahat dgn cukup supaya kondisinya pulih kembali.
Setelah cabut telur, burung harus siap secara fisik. Kondisi harus terus dikontrol dan dipastikan tidak ada masalah. Giring harus bagus. Betina harus sehat, dll.


readmore »»  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Copyright (c) 2010 Info dan Tips Perawatan Burung. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes And TM Web Design.